SELAMAT DATANG


Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 14 Februari 2010

Dasar dan tujuan pendidikan

BAB I
Oleh: Abi Nafiah
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Secara umum dalam melakukan segala aktivitas tentu ada hal-hal yang mendasari, ada hal-hal yang ingin dicapai sebagai tujuan. Dengan dasar-dasar dan tujuan orang mewarnai dan mengarahkan kegiatannya.
Drs. H. Abu Ahmadi dan Dra. Nur Uhbiyati dalam bukunya Ilmu Pendidikan mengatakan, “Masalah dasar dan tujuan pendidikan adalah suatu masalah yang sangat fondamentil (mendasar/menentukan) dalam pelaksanaan pendidikan. Sebab dari dasar pendidikan itu akan menentukan corak dan isi pendidikan. Dan dari tujuan pendidikan akan menentukan kearah mana anak didik itu dibawa.
Lebih lanjut beliau berdua mengatakan bahwa pendidikan sangat penting dalam kehidupan, bahkan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Baik dari kehidupan keluarga, maupun dalam kehidupan bangsa dan Negara. Maju mundurnya suatu bangsa sebagian besar ditentukan oleh maju mundurnya pendidikan Negara itu.
Hampir semua Negara di dunia ini menangani secara langsung masalah-masalah yang berhubungan dengan pendidikan, karena pendidikan dianggap sebagai hal yang sangat penting
Selain itu masing-masing orang mempunyai bermacam-macam tujuan pendidikan, yaitu melihat kepada cita-cita, kebutuhan dan keinginannya. Ada yang mengharapkan supaya anaknya kelak menjadi orang besar yang berjasa kepada nusa dan bangsa. Ada yang menginginkan supaya anaknya menjadi dokter, insiyur atau seorang ahli seni. Yang lebih sederhana sering orang tua mengharapkan anaknya agar tidak bodoh seperti orang tuanya.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka dapat kami rumuskan pembahasan masalah dasar dan tujuan pendidikan sebagai berikut:
A. Pengertian dasar dan tujuan pendidikan
B. Dasar dan tujuan pribadi pendidikan
C. Dasar dan tujuan pendidikan duniawi dan akhirat
D. Dasar dan tujuan pendidikan umum
E. Tujuan pendidikan dan pandangan hidup
F. Sifat dan tujuan pendidikan
1) Tujuan umum
2) Tujuan khusus
3) Tujuan tak lengkap
4) Tujuan insindentil (tujuan seketika aau sesaat)
5) Tujuan sementara
6) Tujuan perantara

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Dasar danTujuan Pendidikan
Kata “dasar” dalam kamus bahasa Indonesia berarti alas, fondasi, landasan bangunan. Drs. H. Abu Ahmadi dan Dra. Nur Uhbiyati dalam bukunya Ilmu Pendidikan, mengartikan kata “dasar” yaitu sebagai sesuatu yang dipakai landasan untuk berpijak. Dan dari sanalah segala aktivitas yang berdiri di atasnya (termasuk aktivitas pendidikan) akan dijiwai atau diwarnai.
Sedangkan kata “tujuan” berarti arah, jurusan, maksud, sasaran. Dalam istilahnya tujuan adalah sesuatu yang akan diraih dengan melakukan aktifitas tersebut.
Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa dasar pendidikan adalah sesuatu yang dipakai sebagai landasan untuk berpijak bagi pendidikan. Sedang kesimpulan arti tujuan pendidikan adalah sesuatu yang ingin diraih dalam pendidikan.
B. Dasar dan tujuan pribadi pendidikan
Tiap-tiap rang pada umumnya memiliki tujuan agar dalam hidupnya memperoleh kebahagiaan. Tetapi kebahagiaan itu relative, tergantung dari pandangan hidup masing-masing orang. Berdasarkan “kepribadian pendidik” ini, maka dasar dan tujuan pendidikan tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut:
Dasar:
Nilai-nilai hidup (ekonomi, estetis, intelek, social, politik, dan agama).
Tujuan:
Agar anak didik dapat mewujudkan / menikmati nilai-nilai hidup tersebut: memiliki kekayaan harta, menhayati keindahan / kesenian, memiliki pengetahuan luas, berwatak social, berperan dalam bidang kekuasaan, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


C. Dasar dan tujuan pendidikan duniawi dan akhirat
Setiap orang mengerti, bahwa setelah hidupnya didunia ini, ia akan sampai di dunia lain yaitu dunia baka. Berdaasarkan pengertian ini, maka dasar dan tujuan pendidikan dapat dipaparkan sebagai berikut:
a). Dasar : Agama/kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Tujuan : Kebahagiaan di alam baka
b). Dasar : Nilai hidup duniawi
Tujuan : Kebahagiaan di alam fana

D. Dasar dan tujuan pendidikan umum
disamping perbedaan-perbedaannya, manusia ternyata masih memiliki persamaan-persamaan dasar dan tunjuan yang bersifat umum. Berdasarkan hakiki dan tugas manusia di dunia ini dapatlah diketemukan suatu dasar dan tujuan pendidikan, yang pada umumnya dapat diterima oleh semua orang, bagkan semua bangsa.
a). Dasar : Manusia adalah ciptaan Tuhan
Tujuan : Memuji nama Tuhan, melaksanakan tugas dari pada-Nya.
b). Dasar : Manusia adalah insane yang memiliki kedudukan dan tugasnya yang sama.
Tujuan : Melakukan tugas kemanusiaan, membangun kebahagiaan umat manusia.
c). Dasar : Manusia hidup mengelompok menurut bangsa dan Negara.
Tujuan : Membentuk warga Negara yang baik, bertanggung jawab, menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
d). Dasar : Manusia hidup bermasyarakat.
Tujuan : Menjadi anggota masyarakat yang baik.
e). Dasar : Manusia adalah makhluk moral.
Tujuan : Hidup sehat baik jasmani maupun rohaninya.
Dari kelima hal diatas, dapat disimpulkan bahwa tujuan umum pendidikan yang sesuai dengan hakiki dan tugas manusia ialah mampu melaksanakan tugas dari tuhan dengan sebaik-baiknya, mampu melaksanakan tugas kemanusiaan, mampu melaksanakan tugas kewarga Negara, mampu melaksanakan tugas kemasyarakatan, dan mampu melakukan tugas pribadi sebaik-baiknya.

E. Tujuan pendidikan dan pandangan hidup
Para ahli pendidikan juga mengaitkan antara tujuan tujuan pendidikan dan pandangan hidup. Dengan pandangan hidup itu seseorang atau sebuah bangsa akan menemukan arah, bahkan mengarahkan pendidikannya pada pandanan hidup itu.
Dalam dunia pendidikan persoalan-persoalan yang ada kaitannya dengan tujuan pendidikan, akan dapat diwadahi dalam pandangan hidup (filsafat hidup) sesuatu bangsa yang melakuakan aktivitas pendidikan tersebut. Bagi bangsa Indonesia, pandangan hidup (filsafat hidup) itu adalah Pancasila. Karena perbedaan pandangan hidup (filsafat hidup) bagi setiap bangsa, maka tujuan pendidikanpun juga berbeda bagi masing-masing bangsa itu.

F. Sifat dan tujuan pendidikan
Tujuan yang sebenarnya dari suatu perbuatan kadang-kadang tidak lekas nampak, karena masih memerlukan tindakan selanjutnya. Yang segera nampak itu adalah tujuan dekat yang sifatnya sementara, dan berfungsi membantu tercapainya tujuan yang sebenarnya.
Setelah tujuan dekat tercapai, baru diadakan tindak lanjut demi tercapainya tujuan yang sebenarnya, tujuan akhir yang sifatnya tetap, dan disebut tujuan tetap.
Langeveld mengemukakan seringkali tujuan pendidikan, yang saling bertautan sebagi berikut: tujuan umum, tujuan khusus, tujuan tak lengkap, tujuan sementara, tujuan incidental. Tujuan perantara.
1). Tujuan umum (tujuan lengkap, tujuan total)
Tujuan umum pendidikan adalah kedewasaan anak didik. Hal ini berarti bahwa semuua aktivitas pendidikan seharusnya diarahkan ke sana, demi tercapainya tujuan umum tersebut.


2). Tujuan khusus
Untuk mencapai tujuan umum, perlu adanya pengkhususan tujuan yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi-situasi tertentu. Misalnya:
- Disesuaikan dengan cita-cita pembangunan suatu bangsa.
- Disesuaikan dengan tugas dari suatu badan atau lembaga pendidikan.
- Disesuaikan dengan bakat dan kemampuan anak didik.
- Disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan sebagainya.
Tujuan-tujuan pendidikan yang elah disesuaikan dengan keadaan-keadaan tertentu, dalam rangka untuk mencapai tujuan umum. Pendidikan inilah yang dimaksud dengan tujuan khusus.
Contoh:
Tujuan pendidikan asar misalnya: Tujuan pendidikan dasar adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan pada anak untuk bekal hidupnya setelah a tamat dan sekaligus merupakan dasar ersiapan untuk melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi.
3). Tujuan tak lengkap
Dalam pendidikan itu mempunyai bagian-bagian dari pendidikan. Ada pendidikan yang mengarah pada kecerdasan , ada yang mengarah pada pengetahuan teori, ada yang yang mengarah pada pengetahuan praktik. Kesemuanya bagian-bagian itu tidak dapat dipisahkan karena saling membutuhkan dan saling melengkapi.
Mempelajari sebagian dari pendidikan itulah yang disebut sebagai tujuan tak lengkap.
4). Tujuan insindentil (tujuan seketika atau sesaat)
Tujuan ini timbul secara kebetulan, secara mendadak dan hanya bersifat sesaat . misalnya: tujuan untuk mengadakan hiburan atau variasi dalam kehidupan sekolah. Maka diadakanlah darmawisata kesuatu tempat. Daam hal ini tujuan itu telah selesai, setelah darmawisata itu dilaksanakan.
Inti dari tujuan insidentil ini adalah memberikan satu pengalaman-pengalaman pada anak didik yang nantinya halt u sangat berguna bagi kehidupannya dimasa datang. Baik kehidupannya disekolah maupun kehidupannya setelah dewasa.
5). Tujuan sementara
Tujuan sementara adalah tujuan-tujuan yang ingin kita capai dalam fase-fase tertentu dari pendidikan.
Misalnya: anak di masukkan ke sekolah. Tujuannta ialah agar anak dapat membaca dan menulis. Dapat membaca dan menulis ini adalah tujuan sementara. Tujuan tujuan yang lebih lanjut ialah agar anak dapat belajar ilmu pengetahuan dari buku-buku.
Dapat belajar dari buku, inipun merupakan tujuan sementara. Tujuan sebenarnya ialah agar anak dapat memiliki ilmu pengetahuan. Da begitulah seterusnya hingga tujuan sementara itu makin meningkat untuk menuju ada tujuan umum, tujuan total atau tujuan akhir.
6). Tujuan Perantara
Tujuan ini adaah alat atau sarana untuk mencapai tujuan –tujuan yang lain. Misalnya: kita belajar bahasa inggris atau bahasa yag lainnya tujuan belajar bahasa ini ialah, agar kita dapat mempelajari buku-buku yang ditulis dalam bahasa inggris. Menguasai bahasa inggris ini merupakan alat untuk mengetahui ilmu-ilmu dari Negara lain.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Dasar dan tujuan pendidikan sangat berperan penting dalam membuat corak dan arah pendidikan yang dikehendaki. Dasar dan tujuan pendidikan memiliki perbedaan-perbedaan dan persamaan-persamaan. Yang menjadi perbedaan dasar dan tujuan pendidikan terletak pada tujuan pribadi pendidikan dan tujuan pribadi dunia dan akhirat. Sedang persamaan dasar dan tujuan pendidikan terletak pada tujuan pendidikan secara umum.
Mengenai tujuan pendidikan tidak bisa dihindari adannya perbedaan. Hal ini terjadi karena perbedaan pandangan hidup. Seperti bangsa Indonesia pandangan hidupnya adalah Pancasila.

Daftar Pustaka
Ahmadi Abu, H. Drs. Uhbiyati Nur , Dra. Ilmu Pendidikan, penerbit Rineka Cipta
Marsam D. Leonar, Zulkarnain Y, Aditama Surya M, Alam Surya G, Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Penerbit Karya Utama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar